POLEWALI MANDAR, Mediacentralnews.com– Warga Desa Daala Timur, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), digemparkan dengan penemuan kerangka manusia di sekitar aliran Sungai Bombongan, Dusun Talangga, Selasa (02/09/2025) sekitar pukul 11.00 WITA.
Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, penemuan berawal ketika seorang warga bernama Aco (30), petani asal Dusun Ratte Pandeng, Desa Pulliwa, bersama sejumlah warga sedang mengejar hama monyet di kebun kakao hingga masuk ke kawasan hutan.
Di lokasi itulah Aco tanpa sengaja menemukan potongan kerangka manusia berupa tangan kanan yang masih utuh di tepi sungai.
Temuan itu segera dilaporkan kepada Kepala Desa Daala Timur dan Bhabinkamtibmas Aiptu Ashar Mansur.
Pihak kepolisian bersama aparat desa kemudian melakukan pencarian lanjutan. Hasilnya, ditemukan sejumlah bagian tubuh lain, di antaranya tengkorak kepala hingga pinggul, paha hingga kaki kiri, sebagian masih melekat daging, serta potongan celana panjang yang menempel pada tulang.
“Seluruh bagian kerangka yang berhasil dikumpulkan kemudian diserahkan kepada pihak desa untuk dimakamkan secara layak oleh keluarga,” jelas Kapolsek.
Hingga kini identitas korban belum dapat dipastikan lantaran tidak ditemukan dokumen identitas di lokasi.
Namun, polisi menduga kerangka tersebut berkaitan dengan laporan orang hilang atas nama Tabori (50), warga Desa Daala Timur yang tidak kembali sejak 14 Agustus 2025.
Dugaan ini menguat karena pakaian berupa celana panjang yang melekat pada kerangka diduga sama dengan yang terakhir kali dikenakan Tabori sebelum dinyatakan hilang.
Polisi telah melakukan olah TKP, pengumpulan keterangan saksi, dan koordinasi dengan pemerintah setempat.
Sementara itu, pihak keluarga korban menolak autopsi dengan mengajukan surat resmi kepada kepolisian.
“Proses penyelidikan tetap berlanjut untuk memastikan kebenaran identitas dan penyebab kematian korban, meskipun autopsi tidak dilakukan,” tambah Kapolsek.
Redaksi mengingatkan bahwa identitas korban masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu konfirmasi resmi pihak berwenang.
Informasi sementara ini disajikan sebagai bagian dari kepentingan publik terkait penemuan kerangka manusia di wilayah Polewali Mandar. (*Red)












