POLMAN, Media Central News.com – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, S.IP, bersama jajaran pemerintah daerah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di masjid Miftahul Khyr Desa Palece, Kecamatan Limboro, pada hari Kamis, 6 November 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Prov. Sulbar, H. Abdul Rahim, S.Ag., MH, anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Amir, S.Pd, sejumlah tokoh agama dan masyarakat, Kepala Desa Palece, Syahril, Kepala Desa Lembang-Lembang, Muhammad Syukran, Kepala KUA Kecamatan Limboro, Ustads Zainal Abidin serta Imam dan para ustaz setempat. Hadir pula panitia pelaksana, pemuda desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menyampaikan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi menjadi sarana untuk memperkuat keimanan, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah tantangan ekonomi dan digitalisasi yang kian pesat.
“Peringatan Maulid Nabi ini bukan hanya seremonial, tetapi juga saat untuk introspeksi diri, meneladani akhlak Rasulullah SAW, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama,” ujar Bupati.
Ia juga menyinggung soal kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami efisiensi anggaran, sejalan dengan kebijakan transfer keuangan daerah dari pusat ke daerah. Meski demikian, Pemkab Polewali Mandar tetap memprioritaskan sektor kesehatan dan pendidikan agar masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah.
“Kami pastikan pelayanan kesehatan gratis melalui BPJS tetap berjalan. Pemerintah menanggung biaya besar agar masyarakat kecil tidak terbebani,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Samsul Mahmud mengapresiasi inisiatif masyarakat dan tokoh agama yang terus mendorong pembangunan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan di desa. Ia berjanji pemerintah daerah akan tetap memberikan perhatian meski anggaran hibah mengalami penyesuaian.
Acara peringatan Maulid berlangsung khidmat dan meriah, diawali pembacaan doa sapu jagat, ceramah oleh K. H. Muhammads Sibly Sahabuddin, S.Ag., M.Ag serta penampilan anak-anak desa yang menampilkan pujian dan syair keagamaan. (**)
Laporan : KUD












