Warga Desa Lenggo Keluhkan Jalan Rusak ke Dandim

Oplus_16908288

POLMAN, MediaCentralNews.com -Slogan “Polman Lebih Baik” kembali dipertanyakan warga Desa Lenggo, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat. warga memilih menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada Komandan Kodim (Dandim) 1402/Polman terkait kondisi jalan desa yang tak kunjung dibangun, Senin (22/12/2025).

Langkah tersebut ditempuh warga setelah berbagai upaya sebelumnya tidak membuahkan hasil, mulai dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Polewali Mandar hingga aksi demonstrasi. Namun, kondisi infrastruktur jalan menuju Desa Lenggo tetap tak tersentuh pembangunan.

Desa Lenggo yang berada di wilayah pegunungan dihuni sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di enam dusun. Selama puluhan tahun, masyarakat di desa tersebut belum menikmati akses jalan yang layak, sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan sangat terbatas.

Tokoh pemuda Desa Lenggo, Kasman, mengungkapkan rasa harunya karena aspirasi warga akhirnya diterima langsung oleh Dandim 1402/Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin, S.Pd. Ia menyebut, sejak Desa Lenggo berdiri, masyarakat belum pernah merasakan kemerdekaan infrastruktur.

“Sejak dulu sampai sekarang, Desa Lenggo belum memiliki akses jalan yang memadai. Kami sangat berterima kasih karena akhirnya bisa menyampaikan langsung keluhan ini,” ujar Kasman.

Menurutnya, buruknya akses jalan berdampak luas. Hasil panen sering tidak terjual karena sulitnya transportasi, sementara harga bahan bangunan menjadi dua kali lipat akibat mahalnya ongkos ojek. Kondisi tersebut juga berdampak serius pada layanan kesehatan.

“Dalam kondisi darurat, warga sakit harus ditandu melewati jalan setapak. Bahkan pernah ada ibu hamil yang kehilangan bayinya karena sulitnya akses ke fasilitas kesehatan,” ungkap Kasman dengan suara bergetar.

Ketua DPD Desa Lenggo, Ikram, berharap Kodim 1402/Polman dapat menjadi jembatan solusi melalui program-program seperti TMMD atau Karya Bakti TNI yang selama ini dinilai berhasil membantu masyarakat di daerah terpencil.

“Kami datang ke Kodim karena berharap ada jalan keluar. Kami merasa terabaikan, dan semoga dengan kepemimpinan Kodim 1402/Polman, warga Desa Lenggo bisa merasakan infrastruktur yang layak,” kata Ikram.

Menanggapi aspirasi tersebut, Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin, S.Pd menyampaikan empati dan apresiasi atas perjuangan warga Desa Lenggo. Ia menegaskan bahwa Kodim terbuka menerima aspirasi masyarakat sebagai bentuk kepercayaan kepada TNI.

“Kedatangan bapak dan ibu hari ini menunjukkan harapan besar agar persoalan ini bisa didengar. Kami menerima aspirasi ini dengan penuh empati,” ujar Ikhwan Arifin.

Ia menambahkan, pihaknya akan menginventarisasi seluruh aspirasi warga dan mengomunikasikannya dengan pemerintah daerah serta pihak terkait agar persoalan akses jalan Desa Lenggo dapat segera mendapatkan perhatian dan solusi nyata. (**)

Laporan: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *