Dari Curiga ke Kolaborasi Terang

MAJENE, mediacentralnews.com – Teringat pepatah klasik yang tak lekang oleh waktu: “Habis gelap terbitlah terang.” Sebuah ungkapan yang menggambarkan betapa pentingnya harapan, perubahan, dan sinar baru setelah masa yang penuh tantangan. Pepatah itu seakan hidup kembali di ruangan kerja Albi, SE, Kepala Desa leppangan, saat ia menerima kunjungan hangat dari seorang jurnalis lokal, pada hari Senin.

Bukan sekadar pertemuan biasa. Bagi sang wartawan, sambutan yang diberikan Kepala Desa Leppangan, Albi adalah sesuatu yang membekas dan patut diapresiasi. Di tengah kesibukannya mengurus berbagai urusan desa, Albi, SE meluangkan waktu untuk menjamu, berdiskusi, bahkan menyambut kemitraan yang lebih erat dengan insan pers.

“Pers bukan hanya mitra, tapi juga jendela bagi masyarakat untuk melihat transparansi dan perkembangan desa kami,” ujar Albi sambil tersenyum. Kata-katanya tidak terucap sebagai formalitas, melainkan cerminan sikap terbuka dan apresiatif terhadap kerja jurnalistik.

Dalam suasana yang hangat dan santai, pertemuan tersebut menjadi momentum penting yang menandai babak baru hubungan harmonis antara pemerintah desa dan media. Albi, SE menyadari bahwa kehadiran jurnalis bukanlah pengganggu atau pengkritik semata, melainkan bagian dari ekosistem demokrasi yang sehat-mengawal informasi, mengabarkan kebenaran, dan menginspirasi perubahan.

Wartawan media ini, yang telah bertahun-tahun meliput dinamika di wilayah Desa Leppangan mengaku merasa bangga sekaligus terharu. “Sudah lama saya tidak menemui kepala desa yang begitu terbuka dan menghargai peran jurnalis. Albi, SE memberi ruang dialog yang tulus, bukan sekadar formalitas.”

Kemitraan ini menjadi sinyal positif, khususnya di era di mana hubungan antara pers dan birokrasi kerap kali dibayangi prasangka. Albi menunjukkan bahwa sinergi antara pemimpin lokal dan jurnalis bisa tercipta bila dilandasi niat baik dan keterbukaan informasi.

Kini, di Leppangan semangat baru itu mulai terasa. Tidak ada lagi sekat yang membatasi informasi dan komunikasi. Dan seperti pepatah tadi, setelah gelap panjang relasi yang dingin dan penuh kecurigaan, kini terbitlah terang-terang kolaborasi, terang kepercayaan, dan terang harapan. (**)

Laporan : KUD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *