POLMAN, Media Central News.com – Konser Gebyar Lagu Daerah Mandar karya seniman muda Muhammad Adil Tambono resmi digelar pada 6 Desember 2025 di Ruang Publik Lapangan Gas Pambusuang, Desa Bala, Kabupaten Polewali Mandar. Acara ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya sebuah konser besar yang mengangkat karya-karya lagu daerah Mandar dipentaskan secara megah dan terstruktur, menandai langkah penting dalam upaya pelestarian budaya lokal.
Konser ini menampilkan puluhan lagu daerah Mandar karya Muhammad Adil Tambono, lengkap dengan pertunjukan teater, kolaborasi penari latar, dan penampilan para penyanyi berbakat yang berasal dari berbagai kompetisi nasional seperti LIDA, Akademi Dangdut, dan Rising Star, serta para artis daerah yang tengah naik daun. Selain pertunjukan musik, panitia juga memberikan Penghargaan Pelopor Lagu Daerah Mandar kepada seniman-seniman berpengaruh: Shale. AS, Mamat. GS, Gondrong Carepa, Masnur Mo’ing, Anto. S, dan Andi Andika.
Konser ini dihadiri oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 18, perwakilan Bupati Polman, Kepala Dinas Kominfo Polman Dr. Aco Mussaddad, S.Ag., M.Ag., M.Si para pelaku seni tradisi, serta tokoh-tokoh industri lagu daerah. Ribuan penonton memadati area konser hingga tengah malam. Hadir pula komunitas, konten kreator, dan media lokal seperti Bamba Mandar serta Cerita Balanipa.
Konser digelar pada Sabtu, 6 Desember 2025, dan berlangsung hingga larut malam.
Acara dipusatkan di Lapangan Gas Pambusuang, Desa Bala, sebuah ruang publik yang disulap menjadi panggung megah dengan tata cahaya warna-warni yang memukau.
Tujuan utama konser ini adalah melestarikan bahasa dan budaya Mandar melalui karya-karya musik daerah. Adil Tambono menegaskan bahwa konser ini merupakan bentuk komitmen untuk mengembalikan “marwah roh bahasa Mandar” agar tetap hidup di tengah generasi muda. Bahkan, acara ini menjadi bagian dari Program Pemerintah BPK Wilayah 18: Fasilitas Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025.
Konser diorganisasi oleh Komunitas KAKI (Kajian Kebudayaan dan Literasi Indonesia) yang bersekretariat di Desa Bala. Acara dibagi dalam empat segmen tematik:
- Sosial Budaya
- Romantis Me
- Empat Nama Perempuan dalam Karya Adil Tambono
- Lagu Viral
Untuk memperluas jangkauan publikasi, panitia berkolaborasi dengan konten kreator, Kominfo, dan media lokal dalam penyebaran informasi secara masif. Panggung yang dirancang megah dan penampilan mendalam dari berbagai seniman membuat konser ini menjadi tontonan sarat nilai budaya.
Apresiasi Mengalir
“Konser ini adalah upaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Mandar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya,” ujar Adil Tambono dalam sambutannya. Bupati Polman melalui perwakilannya juga memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan monumental ini.
Tidak ketinggalan, Ketua Komunitas KAKI menyampaikan harapan agar konser ini menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam memelihara dan mengembangkan seni Mandar. (**)
Laporan: KUD












