POLMAN, MediaCentralNews.com – Seorang nelayan ditemukan meninggal dunia di atas perahu miliknya saat melaut di perairan Pulau Battoa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Korban diduga meninggal akibat penyakit bawaan yang kambuh saat sedang mencari ikan.
Korban diketahui bernama Herman (50), warga Kampung Nelayan, Kecamatan Binuang. Ia ditemukan dalam kondisi tergeletak di atas perahu dengan mesin masih hidup, di sekitar kawasan pohon bakau Pulau Battoa.
Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari, beberapa jam setelah korban berangkat melaut bersama rekan-rekannya usai menunaikan salat subuh. Awalnya, korban berpisah dari rombongan saat mencari ikan. Namun, beberapa jam kemudian, rekan sesama nelayan menemukan perahu korban dalam keadaan mencurigakan.
Melihat posisi korban yang tidak wajar, para nelayan segera menghubungi Satpolairud untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah petugas tiba di lokasi, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Proses evakuasi korban sempat mengalami kendala akibat angin kencang dan gelombang tinggi, sehingga membutuhkan waktu cukup lama. Setelah kondisi cuaca membaik, jenazah berhasil dievakuasi ke pantai dan selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi karena meyakini korban meninggal dunia akibat penyakit bawaan yang diderita kambuh saat melaut.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, mengingat almarhum meninggalkan seorang istri dan anak yang selama ini menjadi tanggungan hidupnya. (**)
Laporan : Tamrin


