Berita  

RSUD Regional Memberikan Klarifikasi Terkait Penolakan Pasien Yang Meninggal Dunia

oplus_1024

 

Mamuju.mediacentralnews.com – Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Hj. Marintani Erna Dochri, Memberikan Kelarifikasi terkait beredarnya isu penolakan Pasien yang meninggal kecelakaan.

Sebelumnya, saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum pak Hendra, tuturnya, Selasa (22/4/25)

Ia mengungkapkan Pasien Meninggal Di RS Bhayangkara dan masih sempat ditangani pihak dokter.

“Informasi dari RS Bhayangkara bahwa Pasian masih dalam keadaan sadar hingga masih sempat membuka jeketnya dan mendapatkan tindakan medis tidak lama setelah itu Pasian drop”, jelasnya.

Dalam hal ini menjadikan sebagai bahan evaluasi untuk memberikan pelayan yang lebih baik, jelas Dr, Marintani Erna

Menurut keterangan dokter IGD regional yang menangani Dr. Riyana menjelaskan pasien tiba sekita jam 17:8 Wita menggunakan mobil pick up di IGD.

“saat saya cek kondisi Pasian gcs nya di angka 15 kesadarannya masih normal disitulah saya mengarahkan ke RS terdekat karna kodisi SDM kami yang pada saat itu melayani 31 pasien disitulah saya menyampaikan mohon maaf kepada pasien karna perawat kami pada saat itu ful melayani pasien”, jelas Dr, Riyana.

ia juga mengklarifikasi berita yang beredar tentang adanya penolakan pasien yang ingin mendapatkan tindakan medis. Ia mengaku tidak menolak cuma menyarankan untuk dibawa ke Rumah Sakit terdekat lainnya sebab kondisi IGD tidak memungkinkan untuk segera memberikan tindakan medis para perawat juga sedang menangani 31 pasien.

“Makanya saat itu kami meminta maaf, dan menyarankan ke rumah sakit terdekat. Tak lama berselang, pasien bersama keluarganya pulang dan membawanya ke RS Bhayangkara,”pungkasnya.

 

(Whd/hms)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *