Mediacentralnews.com Mamasa – Wakil Bupati Kabupaten Mamasa Perovinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merasa terganggu setiap minggu beberapa ASN lingkub Pemkab Mamasa dipanggil oleh Aparat Penegak Hukum.
Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Mamasa sudah kopratif dalam pemanggilan kejaksaan dan sudah berproses.
“Sudah berproses ini apa-apa bahkan kami pemerintah kabupaten Mamasa merasah terganggu setiap Aparat Penegak Hukum (APH) di Sulbar”, ujarnya, Minggu (18/5/25).
Hal ini disampaikannya, lantaran hampir setiap minggu pemerintah Kabupaten Mamasa di panggil oleh APH.
“Sebenarnya kami di Pemkab Mamasa terganggu dengan pemeriksaan ini. Karena selama ini selalu dipanggil aparat Kepolisian dan kejaksaan. Jadi selama ini kami melaksanakan tugas tidak dalam keadaan tenang. Karena pihak APH selalu memanggil terus. Alasannya untuk meminta data dan lainnya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan, Seharusnya sebelum APH melakukan pemanggilan terlebih dahulu bersurat kepada Bupati dan Wakil Bupati Mamasa sebagai pimpinan tertinggi di daerah.
“Kami sebagai penanggung jawab ASN Pemkab Mamasa sangat mengharapkan kepada semua aparat APH, supaya betul-betul dalam menyidik atau meminta data-data ke ASN Pemkab Mamasa supaya melalui prosedur. Artinya, ketika ada surat pemanggilan supaya ditujukan ke Bupati dan Wakil Bupati sebagai pimpinan ASN. Jangan ditujukan kepada oknum. Hargai juga kami ini sebagai pemimpin di Pemkab Mamasa,” ujarnya.
H. Sudirman mengaku akan menyampaikan hal ini kepada APH, karena akibat pemanggilan ini membuat bawahannya jadi tidak tenang melaksanakan tugas belakangan ini.
(Whd)












