MAMUJU, mediacentralnews.com – Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, terpilih sebagai salah satu peserta Paviliun Desa Bisa Ekspor pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Minggu, 11 Oktober 2026.
Terpilihnya Desa Bonda merupakan hasil proses kurasi dan seleksi calon peserta. Kesempatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk unggulan masyarakat desa untuk memperluas akses pasar, menjalin kemitraan usaha, hingga berpeluang menembus pasar internasional.
Kepala Desa Bonda, Abd Wahab, S.Sos menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan tanpa terkecuali. Apresiasi juga disampaikan kepada Camat Papalang Ratnawaty Mamakomo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Fauzan Basir, S.IP., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Muhammad Yusuf, S.H., M.H., Bupati Mamuju Dr. Sutina Suhardi Duka, S.H., M.H., Gubernur Sulawesi Barat Dr. Suhardi Duka, M.M., serta Muh. Zulfikar Suhardi, S.IP., atas dukungan dan perhatian terhadap pengembangan potensi Desa Bonda.
Produk Perikanan Jadi Andalan
Salah satu potensi unggulan Desa Bonda berada pada sektor perikanan. Produk yang dimiliki masyarakat meliputi ikan, udang, serta berbagai produk olahan, seperti sambal, abon, dan amplang.
Melalui keikutsertaan dalam Paviliun Desa Bisa Ekspor TEI 2026, produk-produk tersebut diharapkan semakin dikenal dan memiliki nilai tambah ekonomi.
Selain itu, kegiatan ini membuka peluang untuk mempertemukan pelaku usaha desa dengan calon pembeli maupun mitra bisnis (offtaker).
Kemitraan dengan PT FAI juga diharapkan dapat mendorong pengembangan produk perikanan lokal secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional.
Namun, peluang ekspor tersebut tetap memerlukan persiapan, mulai dari peningkatan kualitas produk, konsistensi pasokan, pengemasan, hingga pemenuhan persyaratan pasar tujuan.
Rombongan Siap Bertolak
Dalam keterangannya, Kepala Desa Bonda, Abd Wahab, S.Sos menyampaikan bahwa rombongan dijadwalkan menempuh perjalanan melalui rute Bonda–Mamuju–Makassar–Surabaya–Tangerang BSD–Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan TEI 2026.
Abd Wahab juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar perjalanan rombongan berlangsung aman, seluruh kegiatan berjalan lancar, serta keikutsertaan tersebut menghasilkan peluang kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga perjalanan kami diberikan keselamatan, seluruh kegiatan berjalan lancar, dan kesempatan ini membawa berkah bagi kampung kita, khususnya masyarakat Desa Bonda,” demikian harapan yang disampaikan perwakilan desa.
Langkah Awal Memperluas Pasar
Berdasarkan informasi proses seleksi yang disampaikan, Desa Bonda dinyatakan lolos sebagai salah satu peserta Paviliun Desa Bisa Ekspor pada TEI 2026 setelah melalui tahapan kurasi calon peserta.
Untuk tahapan selanjutnya, persiapan dan arahan teknis terkait keikutsertaan akan disampaikan lebih lanjut oleh Akademi Mudah Ekspor.
Keikutsertaan ini diharapkan menjadi momentum bagi Desa Bonda dan PT FAI untuk memperluas jaringan pemasaran, membangun kemitraan bisnis, serta memperkenalkan produk perikanan lokal kepada pasar yang lebih luas.
Bagi masyarakat Desa Bonda, capaian ini bukan sekadar kesempatan untuk tampil dalam ajang perdagangan nasional, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan produk unggulan yang memiliki nilai jual dan peluang ekspor. (**)
Laporan: KUD












