HUT ke-62 Golkar: Menguji Arah Kepemimpinan Sulawesi Barat

Oplus_16908288

MAMUJU, mediacentralnews.com – Hari ini, Selasa telah 62 tahun Golkar berdiri sejak Oktober 1964. Partai ini mencatatkan diri salah satu partai tertua di dunia, walau tidak bisa dibandingkan dengan partai lama di Amerika Serikat dan Eropa yang telah berumur ratusan tahun.

Jauh sebelum Indonesia ada secara yuridis formal, De Indische Partij berdiri tahun 1912 yang digagas oleh tiga sekawan: Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangunkusumo, dan Ernest Douwes Dekker namun partai ini bertahan seumur jagung belaka lantaran penguasa kolonial Hindia-Belanda membubarkan partai ini karena pendirinya dianggap ‘berbahaya’. Niat awal tiga sejawan menjadiikan partai _modern_ ini akan ikut mengawal kehadiran Republik, buyar seketika.

Yang hampir semasa dengan Golkar adalah partai Pertumbuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) di Malaysia. Partai ini lama menjadi _single mayority_ (partai berkuasa) di negeri jiran, tak ubahnya Golkar berkuasa selama 32 tahun sejak berdirinya hingga 1998.

Meski bukan tokoh pendiri UMNO, tetapi nama Tun Dr. Mahathir Mohamad (101 tahun) adalah ikon yang pernah memimpin partai terbesar Malaysia selama 22 tahun (1981-2003). Ikon Golkar di Indonesia adalah Akbar Tandjung, selain pak Harto sendiri sebagai tokoh besar di belakang Golkar yang menciptakan pemimpin formal partai sejak menjadi Sekber Golkar hingga masa reformasi 1998.

Meski hanya 6 tahun menjadi Ketua Umum Golkar (1998-2004), Akbar Tandjung adalah figur ‘penyelamat’ partai Beringin ini. Pascareformasi, sudah bukan rahasia kalau partai ini nyaris hilang ditelan arus reformasi. Rakyat dan mahasiswa Indonesia menuntut pembubaran Golkar. Kalangan reformis menganggap Golkar adalah biang kerok masalah dan dianggap penopang utama Orde Baru.

Akbar Tandjung dkk coba menghadapi tuntutan pembubaran Golkar dengan mendeklarasi model baru agar senafas tuntutan zaman: pendirian Partai Golkar haluan baru.

Meski dengan embel-embel kata partai di depannya, Golkar tetap dianggap kelompok paling berdosa selama 32 tahun. Tanpa tedeng aling-aling, Akbar Tandjung coba membangun konsolidasi Partai Golkar. Ia rajin mendatangi kantong-kantong Partai Golkar di daerah. Intuisi Akbar benar: partai ini masih hidup. Kader-kadernya beranak pinak, semakin banyak dan loyal pada partai.

Tangan dingin Akbar memoles partai, menyemangati kader, hasilnya mencengangkan: Pemilu 1999 Partai Golkar pemenang kedua setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Lima tahun kemudian Partai Golkar kembali tampil jadi pemenang pemilu. Padahal di saat bersamaan justru partai ini diklaim banyak pihak telah retak (untuk tidak mengatakan ‘hancur’).

Perjalanan Partai Golkar sejak reformasi hingga sekarang mengalami pasang surut terutama di sisi kekuasaan negara. Partai Golkar selalu bisa menjaga jarak dengan siapa pun yang jadi Presiden dan Wakil Presiden. Cibiran Partai Golkar tak biasa di luar atau jauh dari kekuasaan tak membuat partai ini rapuh kedalam. Kader-kadernya tetap solid sehebat apa pun badai yang menerpanya.

Terkini, setelah Bahlil Lahadalia tampil memimpin Partai Golkar– ia dilantik Ketua Umum Partai Golkar pada 21 Agustus 2024 –partai ini tak sepi pergunjingan publik. Bahlil sendiri dianggap titipan kekuatan di luar Golkar, dan banyak pihak mengalamatkan ke Presiden Joko Widodo kala itu. Bahlil yang orang dekat Jokowi dianggap sekadar perpanjangan tangan istana untuk memperkuat posisi politiknya, bahkan tak sedikit yang sinyalir Jokowi akan cawe-cawe di Golkar lewat Bahlil sebagai ketua umumnya sendiri.

Soal lain, raihan status Doktoral Bahlil di Universitas Indonesia (UI) dengan disertasi Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) L juga pernah disorot tajam. Pihak UI kemudian menangguhkan disertasi Bahlil tersebut.

Kaderisasi Golkar, paling tidak di zaman Akbar Tandjung dan sebelumnya– semoga ini tak keliru — masih mengandalkan _married sistem_. Kekinian, Gokar pun seolah larut rltak lagi nenentingkan kapabilitas dan kompetensi kader. Asumsi ini seolah sejalan dengan kekuatiran atas apa yang dinukilkan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo kepada _KOMPAS.id_, Senin, 19 Oktober 2026:

“Harapan terbesar saya ke depan adalah kembalinya marwah kaderisasi dan meritokrasi secara konsisten. Partai tidak boleh terjebak dalam prakmatisme instan yang menempatkan seseorang dalam kepengurusan hanya karena modal materi, hubungan keluarga atau pertemanan, politik balas budi, maupun nepotisme. Kepemimpinan harus tumbuh melalui proses, kapasitas, dan pengabdian.”

Golkar Sulawesi Barat: Trengginas atau Keropos?

Haji Samsul Mahmud alias Assul memang lincah di kebun: kebun kakao. Komoditas buah favorit bahan eksport dunia menjadikan Assul sukses di usaha pilihannya ini sejak kecil dan membuatnya kaya– persepsi banyak orang, dan secara kasat istanamya di Mapilli, Polewali Mandar, membuktikan pendapat publik itu.

Kekayaan ekonomi Aji Assul dari bisnis buah kakao di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah melempangkan jalan mengelola mesin politik ketika berkandidasi pada pilkada lalu yang ia menangi.

Nasib baik Assul tidak kalah moncer dengan pendahulunya di Golkar, yang piawai menyulap ribuan hektar lahan gambut dan berundak menjadi hamparan kebun sawit di Kabupaten Mamuju Tengah. Meski jauh lebih senior dari sisi umur, Haji Aras Tammauni juga selangkah lebih di depan soal suksesor partai. Buktinya, ia mampu dudukkan Hj Amalia Fitri– anaknya sendiri –jadi Ketua DPRD Sulawesi Barat atas konsekuensi Partai Golkar rengkuh 10 kursi dan pemenang di parlemen.

Kedua figur ini lincah dan sukses main di kebun sawit dan kakao. Tapi peran keduanya di parpol berada dalam timbangan yang beda: Haji Aras lebih mengandalkan intuisi dan peran anak-anak biologisnya, sementara Haji Assul lebih menonjol polesan Haji Usman Suhuriah– seolah mentornya di parpol Golkar, mungkin pula dalam urusan dapur pemerintahan di Polewali Mandar.

Yang layak disimak dan ditelisik hari-hari ini, terutama Partai Golkar sedang bergembira setelah 62 tahun mengabdi untuk negeri, apakah Assul dan Aras duduk semeja lalu berdiri untuk seterusnya bergantian menyendok nasi tumpeng?

Analisis kedua pemimpin beda gaya dan karakter.

Haji Aras Tammauni, tokoh tua Partai Golkar Sulawesi Barat sukses membawa partai ini memenangi pemilu lokal 2024 lalu. Mengalahkan jumlah perolehan kursi Partai Demokrat di parlemen Sulawesi Barat pada Pemilu 2024 justru Aras Tammauni _didepak_ sebagai ketua partai di provinsi. Tetapi ini bisa dipastikan domain pusat atau tidak berpatokan pada pemungutan suara murni sesuai potensi pemilik suara di internal partai se-provinsi. Ini sudah rahasia umum, analisis ini sekadar bumbu belaka.

Fakta yang lain, Partai Gokkar memenangi 4 kabupaten saat Pilkada 2024 lalu, paling tidak menjadi tolok ukur Aras Tammauni ‘sukses’ memimpin Golkar walau tak mampu menembus 1 kursi ke Senayan (DPR RI). Dan tentu agak menyakitkan karena orang di badannya sendiri yang harus keluar secara permanen dari ruang lingkup Senayan, mungkin 5 tahun atau entah berapa lama.

Keterpilihan Samsul Mahmud sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Barat dan _memarkir_ Haji Aras Tammauni adalah cara berani dan perjudian Golkar menghadapi agenda elektoral ke depan.

Jika pertimbangan elit pusat Golkar bahwa kehilangan 1 kursi ke Senanyan untuk partai Beringin menjadi anomali bagi Aras Tammauni, akan menjadi tantangan berat bagi Assul, sapaan Syamsul Mahmud yang Bupati Polewali Mandar saat ini. Apakah ada jaminan Golkar dipastikan rebut 1 kursi ke Senayan di pemilu berikutnya?

Secara faktual dan potensi elektoral, kabupaten yang dipimpin Assul adalah daerah dengan pemilih terbanyak di Sulawesi Barat. Tapi Assul belum teruji dalam politik elektoral kecuali baru sebatas memenangi pilkada dua tahun lalu.

Tapi apa pun itu Assul kini ketua DPD Golkar Sulawesu Barat. Ia yang mengorkestrasi dan memainkan strategi partai ini hingga Pemilu 2029– apalagi ada Usman Suhuriah _tangan kanannya_. Assul yang “kurang cakap” dalam pergaulan publik, termasuk menghindari komunikasi langsung dengan para pihak, salah satunya Insan Pers, menimbulkan tanda tanya, apakah kaca mata buram yang selalu selalu melekat di batang hidungnya adalah kaca mata untuk membuat realitas benderang atau cara halus menghindari tatapan Rakyatnya? Wallahu’alam

Selasa, 20 Oktober 2026 adalah HUT ke-62 Partai Golkar. Seluruh kader partai ini sedang membuat agenda ramai-ramai menyambut hari kebesaran partai ini. Selamat. (**)

Oleh: SARMAN SAHUDING

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

https://kominfo.belukab.go.id/

https://www.kampunginggris.id/

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

informasi terbaru kabupaten belu 00000131

informasi terbaru kabupaten belu 00000132

informasi terbaru kabupaten belu 00000133

informasi terbaru kabupaten belu 00000134

informasi terbaru kabupaten belu 00000135

informasi terbaru kabupaten belu 00000136

informasi terbaru kabupaten belu 00000137

informasi terbaru kabupaten belu 00000138

informasi terbaru kabupaten belu 00000139

informasi terbaru kabupaten belu 00000140

informasi terbaru kabupaten belu 00000141

informasi terbaru kabupaten belu 00000142

informasi terbaru kabupaten belu 00000143

informasi terbaru kabupaten belu 00000144

informasi terbaru kabupaten belu 00000145

informasi terbaru kabupaten belu 00000146

informasi terbaru kabupaten belu 00000147

informasi terbaru kabupaten belu 00000148

informasi terbaru kabupaten belu 00000149

informasi terbaru kabupaten belu 00000150

informasi terbaru kabupaten belu 00000151

informasi terbaru kabupaten belu 00000152

informasi terbaru kabupaten belu 00000153

informasi terbaru kabupaten belu 00000154

informasi terbaru kabupaten belu 00000155

informasi terbaru kabupaten belu 00000156

informasi terbaru kabupaten belu 00000157

informasi terbaru kabupaten belu 00000158

informasi terbaru kabupaten belu 00000159

informasi terbaru kabupaten belu 00000160

article 48666670361

article 48666670362

article 48666670363

article 48666670364

article 48666670365

article 48666670366

article 48666670367

article 48666670368

article 48666670369

article 48666670370

article 48666670371

article 48666670372

article 48666670373

article 48666670374

article 48666670375

article 48666670376

article 48666670377

article 48666670378

article 48666670379

article 48666670380

article 48666670381

article 48666670382

article 48666670383

article 48666670384

article 48666670385

article 48666670386

article 48666670387

article 48666670388

article 48666670389

article 48666670390

article 48666670391

article 48666670392

article 48666670393

article 48666670394

article 48666670395

article 48666670396

article 48666670397

article 48666670398

article 48666670399

article 48666670400

article 48666670401

article 48666670402

article 48666670403

article 48666670404

article 48666670405

article 48666670406

article 48666670407

article 48666670408

article 48666670409

article 48666670410

article 58666670411

article 58666670412

article 58666670413

article 58666670414

article 58666670415

article 58666670416

article 58666670417

article 58666670418

article 58666670419

article 58666670420

article 58666670421

article 58666670422

article 58666670423

article 58666670424

article 58666670425

article 58666670426

article 58666670427

article 58666670428

article 58666670429

article 58666670430

article 58666670431

article 58666670432

article 58666670433

article 58666670434

article 58666670435

article 58666670436

article 58666670437

article 58666670438

article 58666670439

article 58666670440

article 58666670441

article 58666670442

article 58666670443

article 58666670444

article 58666670445

article 58666670446

article 58666670447

article 58666670448

article 58666670449

article 58666670450

article 58666670451

article 58666670452

article 58666670453

article 58666670454

article 58666670455

article 58666670456

article 58666670457

article 58666670458

article 58666670459

article 58666670460

article 58666670461

article 58666670462

article 58666670463

article 58666670464

article 58666670465

article 58666670466

article 58666670467

article 58666670468

article 58666670469

article 58666670470

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

artikel 88666670411

artikel 88666670412

artikel 88666670413

artikel 88666670414

artikel 88666670415

artikel 88666670416

artikel 88666670417

artikel 88666670418

artikel 88666670419

artikel 88666670420

artikel 88666670421

artikel 88666670422

artikel 88666670423

artikel 88666670424

artikel 88666670425

artikel 88666670426

artikel 88666670427

artikel 88666670428

artikel 88666670429

artikel 88666670430

artikel 88666670431

artikel 88666670432

artikel 88666670433

artikel 88666670434

artikel 88666670435

artikel 88666670436

artikel 88666670437

artikel 88666670438

artikel 88666670439

artikel 88666670440

artikel 88666670441

artikel 88666670442

artikel 88666670443

artikel 88666670444

artikel 88666670445

artikel 88666670446

artikel 88666670447

artikel 88666670448

artikel 88666670449

artikel 88666670450

artikel 88666670451

artikel 88666670452

artikel 88666670453

artikel 88666670454

artikel 88666670455

artikel 88666670456

artikel 88666670457

artikel 88666670458

artikel 88666670459

artikel 88666670460

artikel 88666670461

artikel 88666670462

artikel 88666670463

artikel 88666670464

artikel 88666670465

artikel 88666670466

artikel 88666670467

artikel 88666670468

artikel 88666670469

artikel 88666670470

artikel 88666670471

artikel 88666670472

artikel 88666670473

artikel 88666670474

artikel 88666670475

artikel 88666670476

artikel 88666670477

artikel 88666670478

artikel 88666670479

artikel 88666670480

artikel 88666670481

artikel 88666670482

artikel 88666670483

artikel 88666670484

artikel 88666670485

artikel 88666670486

artikel 88666670487

artikel 88666670488

artikel 88666670489

artikel 88666670490

artikel 88666670491

artikel 88666670492

artikel 88666670493

artikel 88666670494

artikel 88666670495

artikel 88666670496

artikel 88666670497

artikel 88666670498

artikel 88666670499

artikel 88666670500

artikel 88666670501

artikel 88666670502

artikel 88666670503

artikel 88666670504

artikel 88666670505

artikel 88666670506

artikel 88666670507

artikel 88666670508

artikel 88666670509

artikel 88666670510

news-1701
news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

article 48666670361

article 48666670362

article 48666670363

article 48666670364

article 48666670365

article 48666670366

article 48666670367

article 48666670368

article 48666670369

article 48666670370

article 48666670371

article 48666670372

article 48666670373

article 48666670374

article 48666670375

article 48666670376

article 48666670377

article 48666670378

article 48666670379

article 48666670380

article 48666670381

article 48666670382

article 48666670383

article 48666670384

article 48666670385

article 48666670386

article 48666670387

article 48666670388

article 48666670389

article 48666670390

article 48666670391

article 48666670392

article 48666670393

article 48666670394

article 48666670395

article 48666670396

article 48666670397

article 48666670398

article 48666670399

article 48666670400

article 48666670401

article 48666670402

article 48666670403

article 48666670404

article 48666670405

article 48666670406

article 48666670407

article 48666670408

article 48666670409

article 48666670410

article 58666670411

article 58666670412

article 58666670413

article 58666670414

article 58666670415

article 58666670416

article 58666670417

article 58666670418

article 58666670419

article 58666670420

article 58666670421

article 58666670422

article 58666670423

article 58666670424

article 58666670425

article 58666670426

article 58666670427

article 58666670428

article 58666670429

article 58666670430

article 58666670431

article 58666670432

article 58666670433

article 58666670434

article 58666670435

article 58666670436

article 58666670437

article 58666670438

article 58666670439

article 58666670440

article 58666670441

article 58666670442

article 58666670443

article 58666670444

article 58666670445

article 58666670446

article 58666670447

article 58666670448

article 58666670449

article 58666670450

article 58666670451

article 58666670452

article 58666670453

article 58666670454

article 58666670455

article 58666670456

article 58666670457

article 58666670458

article 58666670459

article 58666670460

article 58666670461

article 58666670462

article 58666670463

article 58666670464

article 58666670465

article 58666670466

article 58666670467

article 58666670468

article 58666670469

article 58666670470

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

news-1701