Mediacentralnews.com Mamuju – Di tengah pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, ironis rasanya jika kita masih menemukan kondisi infrastruktur jembatan di Jl. Sukarno Hatta Simbuang Kabupaten Mamuju yang sangat butuh perhatian dari pemerintah.
Dalam hal ini KETUA BEM STIT AL-CHAERIYAH MAMUJU Muhammad Irfan AR angkat bicara, mengaku sangat perihatin melihat kondisi jembatan yang sangat membahayakan pengendara.
“pemerintah jangan tutup mata jembatan di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di dekat Pertamina Simbuang, Kabupaten Mamuju. Kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Lubang-lubang besar, kerusakan struktur penyangga, hingga lantai jembatan yang rapuh menjadi pemandangan sehari-hari bagi masyarakat yang melintasi kawasan tersebut”, tegasnya melalui pesan WhatsApp nya, Selasa (5/8/25).
Lebihlanjut ia. Kerusakan ini bukan baru terjadi sehari dua hari. Sudah berlangsung cukup lama dan sering dikeluhkan warga, namun hingga kini belum juga ada perhatian serius dari pemerintah daerah. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat, termasuk kendaraan berat yang keluar masuk kota Mamuju.
“Setiap hari, pengguna jalan harus mempertaruhkan keselamatan. Bukan hanya rawan kecelakaan, jembatan ini juga menghambat kelancaran mobilitas ekonomi dan aktivitas masyarakat”,tuturnya.
Kita butuh pemerintah yang sigap, bukan hanya responsif ketika sudah terjadi korban. Harus ada tindakan nyata, bukan sekadar janji manis. Infrastruktur adalah tulang punggung pembangunan – dan membiarkan kerusakan seperti ini terus terjadi sama saja dengan membiarkan masyarakat hidup dalam ketidakamanan.
“Saya mendesak pemerintah harus mengambil sikap untuk melakukan perbaikan sebap jembatan ini satu-satunya akses yang sering dilalui masyarakat dalam beraktivitas Sehari-hari”, Pungkasnya.
(Whd)












