POLMAN, mediacentralnews.com – Di tengah lalu lalang warga dan kendaraan yang melintasi kawasan perbatasan Kelurahan Polewali dan Desa Mammi, ada pemandangan yang seolah luput dari perhatian. Tepat di bawah jembatan Desa Mammi, tumpukan sampah berserakan dan perlahan menjadi bagian dari wajah kawasan tersebut. Jumat, 14 Agustus 2026.
Bukan hanya mengusik pandangan, keberadaan sampah juga menghadirkan aroma tidak sedap. Bau yang muncul dari tumpukan sampah cukup mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.
Tumpukan tersebut diduga muncul akibat kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan. Bawah jembatan yang semestinya menjadi bagian dari infrastruktur penghubung justru dimanfaatkan sebagai tempat membuang berbagai jenis sampah.
Persoalannya tidak berhenti pada soal pemandangan dan bau. Ketika musim hujan tiba, tumpukan sampah berpotensi menghambat aliran air. Jika dibiarkan, kondisi itu dapat menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih serius serta mengganggu kebersihan dan kesehatan masyarakat di sekitar kawasan.
Antara Tanggung Jawab Pemerintah dan Kesadaran Warga
Sebagai kawasan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat, kebersihan di perbatasan Kelurahan Polewali dan Desa Mammi semestinya mendapat perhatian. Penanganan tidak cukup hanya dengan mengangkut sampah yang sudah menumpuk, tetapi juga perlu diikuti dengan upaya mencegah agar persoalan yang sama tidak kembali terjadi.
Pemerintah setempat diharapkan dapat melakukan pembersihan secara berkala sekaligus menyediakan fasilitas pembuangan sampah yang mudah dijangkau masyarakat. Fasilitas yang memadai dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Namun, persoalan sampah bukan semata-mata pekerjaan pemerintah. Ada tanggung jawab bersama yang melekat pada setiap orang yang menggunakan dan tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga agar bawah jembatan tidak kembali menjadi lokasi pembuangan sampah. Kesadaran sederhana untuk membuang sampah pada tempatnya dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar.
Jembatan mungkin hanya menjadi bagian kecil dari perjalanan sehari-hari. Tetapi kawasan di bawahnya adalah bagian dari lingkungan yang juga membutuhkan perhatian.
Jika dibiarkan, sampah akan terus menumpuk dan meninggalkan persoalan. Sebaliknya, jika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, kawasan perbatasan tersebut bukan hanya dapat kembali bersih, tetapi juga menjadi ruang yang lebih nyaman bagi siapa saja yang melintas. (**)
Laporan: Tim MCN












