JAKARTA, mediacentralnews.com – Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta Masa Bakti 2026–2031 menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi advokat sekaligus meneguhkan komitmen terhadap profesionalitas, integritas, dan penegakan hukum yang berkeadilan.
Pelantikan yang berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta tersebut dihadiri jajaran pengurus dan sejumlah pihak yang memberikan dukungan terhadap perkembangan PERADI PROFESIONAL. DPD DKI Jakarta menjadi DPD pertama PERADI PROFESIONAL yang resmi dilantik, sehingga momentum tersebut dinilai strategis sebagai tonggak awal pengembangan organisasi di berbagai daerah di Indonesia.
Di balik terselenggaranya pelantikan tersebut, terdapat peran Dewan Pembina PERADI PROFESIONAL DPD DKI Jakarta, Dr. (c) Misyal B. Achmad, S.H., M.H. Sejak proses awal pembentukan kepengurusan, Misyal turut memberikan dorongan, semangat, serta dukungan hingga terlaksananya pelantikan.
Misyal mendorong jajaran pengurus DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta agar tidak menjadikan pelantikan sebatas agenda seremonial. Menurutnya, pelantikan merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun organisasi advokat yang profesional, mandiri, berintegritas, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pelantikan adalah awal dari sebuah amanah. Yang paling penting setelah pelantikan adalah bagaimana seluruh pengurus bekerja, menjaga kehormatan profesi, membangun organisasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta penegakan hukum di Indonesia,” ujar Misyal.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kualitas dan kompetensi advokat. DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta diharapkan mampu menghadirkan berbagai program konkret, termasuk peningkatan kapasitas advokat melalui Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Pendidikan Profesi Advokat (PPA), penguatan bantuan hukum bagi masyarakat, serta kontribusi pemikiran dalam pembangunan dan penegakan hukum nasional.
DPD Pertama Jadi Pemacu Daerah Lain
Pelantikan DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta dinilai memiliki arti strategis karena menjadi kepengurusan DPD pertama yang dilantik. Kehadiran organisasi tersebut diharapkan menjadi contoh sekaligus pemacu bagi pembentukan dan pelantikan kepengurusan PERADI PROFESIONAL di berbagai provinsi.
Jajaran pengurus yang dilantik pun menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, kode etik advokat, serta marwah advokat sebagai bagian dari aparat penegak hukum.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya peran Dewan Pembina dalam menjaga arah dan konsistensi organisasi. Dorongan Misyal menjadi salah satu faktor yang turut menggerakkan proses pembentukan hingga terlaksananya pelantikan DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta Masa Bakti 2026–2031.
SMSI Apresiasi Pergerakan PERADI PROFESIONAL
Terpisah, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, memberikan apresiasi terhadap perkembangan PERADI PROFESIONAL dalam memperluas organisasi advokat di Indonesia.
Firdaus menilai proses pembentukan PERADI PROFESIONAL berlangsung progresif, terutama dalam membangun struktur organisasi di berbagai daerah.
“Saya mengikuti proses pembentukan PERADI PROFESIONAL sangat progresif dalam menjalankan programnya. Hanya dalam hitungan bulan, PERADI PROFESIONAL telah memiliki pengurus di puluhan provinsi,” ungkap Firdaus.
Menurutnya, PERADI PROFESIONAL juga menunjukkan perhatian terhadap peningkatan kualitas advokat melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk melaksanakan Pendidikan Profesi Advokat (PPA).
Selain peningkatan kompetensi, Firdaus menilai penguatan bantuan hukum kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap organisasi advokat.
“Selain itu, PERADI PROFESIONAL untuk meningkatkan kualitas advokat di Tanah Air telah menjalin kerja sama dengan ratusan perguruan tinggi di Tanah Air untuk melaksanakan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) dan penguatan bantuan hukum kepada masyarakat,” jelasnya.
Firdaus optimistis perkembangan organisasi yang relatif cepat tersebut dapat membawa PERADI PROFESIONAL menjadi salah satu organisasi advokat dengan jaringan terbesar di Indonesia.
“Saya optimis, hanya dalam beberapa tahun ke depan PERADI PROFESIONAL dapat menjadi OA terbesar di Tanah Air,” tandas Firdaus.
Pelantikan DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta akhirnya bukan sekadar penanda dimulainya masa bakti kepengurusan 2026–2031. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi ujian awal bagi organisasi untuk membuktikan komitmennya melalui kerja nyata, peningkatan kualitas advokat, penguatan bantuan hukum, serta kontribusi terhadap terwujudnya penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan. (**)












